Diduga Ngurung Mahasiswi di Rumah, Oknum Dosen UIN Lampung Diamankan Polisi

Ilo
Ilo | Hukum
oleh

LAMPUNG – Seorang oknum Dosen di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung berinisial SYH dikabarkan diamankan polisi setelah diduga melakukan zina di rumahnya.

Peristiwa penangkapan terhadap SYH ini terjadi pada Senin (9/10/2023) malam di Perumahan Bahtera Indah Sejahtera, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung.

Usai ditangkap, keduanya langsung dibawa ke Mapolda Lampung untuk menjalani pemeriksaan. Pemeriksaan sendiri berlangsung hingga kini di Subdit PPA Ditreskrimum Polda Lampung.

Baca Juga  Jenazah yang Hanyut di Sungai Panjang itu Ternyata Sopir Truk Fuso

Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, Kombes Reynold Hutagalung membenarkan tengah memeriksa keduanya.

Meski begitu, dia belum memaparkan secara jelas kronologi penangkapan keduanya.

“Mohon waktu, nanti kita informasikan lagi. Saat ini keduanya (dosen dan mahasiswi) masih diperiksa,” jelas dia.

Terpisah, Ketua RT 012, Kelurahan Sukarame Baru, Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung Nurman mengatakan, yang pria berinisial SHD merupakan dosen jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung.

Baca Juga  Kereta Tabrak Bus, 4 Tewas dan Belasan Luka-luka, PT KAI: Sudah Diklakson Berulang

“Jadi Pak SHD ini menjadi warga kami di Perumahan Bahtera Indah Sejahtera sejak 2015 lalu,” katanya.

Oknum dosen tersebut telah ditinggal istri beserta dua anaknya yang mengajar di Bengkulu.

Ia mengatakan, dirinya kaget saat sang dosen ditinggal istri beserta anaknya malah membawa perempuan lain yang diduga mahasiswinya ke rumah.

“Keduanya sudah diamankan di Mapolda Lampung, dan pak dosen ini yang membawa perempuan tersebut ke rumahnya,” ujar Nurman.

Baca Juga  Napi Anak Pembunuh Polisi yang Kabur Berhasil Ditangkap, ini Kata Kapolda Lampung

Ia mengatakan, sejak sebulan belakangan warga menaruh curiga kepada oknum dosen tersebut.

“Warga yang melaporkan ke polisi. Saya baru mendapatkan laporan dari warga semalam saat penggerebekan,” terang Nurman. (tbc)