Prabowo Ambil Keuntungan dari Putusan MK?

Ilo
Ilo | Politik
oleh

JAKARTA – Prabowo Subianto dikabarkan langsung mengumpulkan sejumlah petinggi partai usai Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan gugatan uji materi soal syarat batas usia minimal calon presiden dan calon wakil presiden.

Para elite Partai Gerindra yang terlihat datang ke kediaman Prabowondi Jalan Kertanegara IV, Jakarta, Senin (16/10) adalah Sekjen Ahmad Muzani, Ketua Harian Sufmi Dasco Ahmad, Anggota Dewan Pembina Andre Rosiade, dan Ketua DPP Prasetyo Hadi.

Tak lama setelahnya, rombongan Gerindra secara beriringan pun meninggalkan Kertanegara.

Sebelum kehadiran elite Gerindra, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Sekjen PAN Eddy Soeparno pun sempat datang ke rumah Prabowo.

AHY tiba di Kertanegara IV pada 15.05 WIB. Namun, ia meninggalkan lokasi pada 15.15 WIB.

Prabowo terlihat mengantarkan AHY hingga masuk ke dalam mobil sebelum meninggalkan rumahnya. Mereka sempat saling melempar hormat di pintu depan rumah Prabowo.

Tak lama setelahnya, Eddy juga meninggalkan lokasi. Namun, mobil mereka pergi ke arah yang berbeda. Selain itu, tampak hadir juga Waketum Partai Golkar Erwin Aksa di lokasi.

Jika Gerindra dan tim koalisi sepakat menjadikan Gibran sebagai cawapres, dipastikan dukungan pada Prabowo semakin menguat.

Sebab, keluarga besar Presiden Jokowi, ayah kandung Gibran, diyakini akan totalitas memberikan dukungan meski Jokowi merupakan kader PDIP. Termasuk Kaesang yang saat ini memimpin PSI.

Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi (MK) memang menolak gugatan uji materi batas usia minimal calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Tapi di sisi lain, MK mengabulkan gugatan terkait syarat pendaftaran capres-cawapres yang harus berusia minimal 40 tahun atau berpengalaman sebagai kepala daerah baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota.

Putusan ini dikabulkan MK merespons permohonan uji materiel Pasal 169 huruf q Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu yang mengatur batas usia minimal calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres).

Melalui putusan tersebut, MK membuat syarat pendaftaran sebagai capres-cawapres dapat dipenuhi apabila yang bersangkutan pernah dan sedang menduduki jabatan yang dipilih melalui pemilihan umum termasuk pemilihan kepala daerah. Meskipun sosok tersebut masih belum mencapai batas usia paling rendah yakni 40 tahun. (net)