Eks Kasat Narkoba Polres Lamsel Masuk dalam Daftar Tersangka Sindikat Narkoba Terbesar di Indonesia

Ilo
Ilo | Berita Utama
oleh

BANDAR LAMPUNG – Mabes Polri menetapkan 39 tersangka dalam jaringan gembong Fredy Pratama. Dari nama-nama tersangka itu ternyata ada nama eks Polres Lampung Selatan, AKP Andri Gustami.

Direktur Ditresnarkoba Polda Lampung, Kombes Erlin Tangjaya membenarkan nama AKP Andri Gustami masuk dalam daftar tersangka.

AKP Andri Gustami terlibat dalam jaringan yang juga menjerat selebgram asal Palembang, Adelia Putri Salma.

Baca Juga  THR & Gaji ke-13 PNS Tahun 2024 Bakal Dibayar 100 Persen

“Dari hasil pemeriksaan, dia (Andri Gustami) berperan sebagai kurir spesial,” jelasnya.

Meski begitu, Erlin belum mau memaparkan lebih jauh peran AKP Andri Gustami yang kini telah dimutasi ke Yanam Polda Lampung.

“Mohon bersabar nanti kami informasikan lagi,” katanya.

Dalam jaringan ini, total Polda Lampung menangkap 26 tersangka dengan barang bukti sebanyak 329 kilogram sabu. Para tersangka ini termasuk dalam 39 orang yang diungkap Bareskrim Polri dari jaringan gembong Fredy Pratama.

Baca Juga  193 Juta Orang Mudik pada Lebaran 2024, Puncaknya di 8 April

Sebelumnya, Bareskrim Polri membongkar tindak pidana narkoba sindikat Fredy Pratama. Kabareskrim Polri Komjen Wahyu Widada mengatakan Fredy Pratama merupakan sindikat narkoba terbesar di Indonesia. Ada 39 tersangka dalam pengungkapan kasus ini.

Wahyu mengatakan Fredy Pratama alias Miming masih berstatus DPO. Fredy Pratama sendiri memiliki sejumlah nama samaran di perangkat komunikasinya.

Baca Juga  THR & Gaji ke-13 PNS Tahun 2024 Bakal Dibayar 100 Persen

“Sekarang (Fredy Pratama) masih DPO ada di Thailand, yaitu atas nama Fredy Pratama alias Miming dengan nama samaran di komunikasinya The Secret, Cassanova, Air Bag, dan Mojopahit,” ungkap Wahyu dalam konferensi pers, Selasa (12/9). (dtc)

Sumber: Detik.com