Jemaah Haji Asal Lampung yang Hilang Akhirnya Ditemukan

Ilo
Ilo | Lampung
oleh

LAMPUNG – Kepala Kanwil , memastikan jemaah haji asal Kabupaten Lampung Utara (Lampura) bernama Endang yang dilaporkan hilang di Arab Saudi sudah ditemukan, Jumat (21/7) malam.

Puji mengatakan, Endang merupakan jemaah asal Lampura yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 41. Ia ditemukan oleh petugas dan akan dipulangkan dengan kloter jkg 49.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PPIH yang ada di Arab Saudi,” ujar , Sabtu (22/7/2023).

Puji melanjutkan, diperkirakan Endang akan tiba di Asrama Haji pada tanggal 24 Juli 2023 sekitar 14.40 WIB.

“Mudah-mudahan dalam proses pemulangan tidak ada kendala apapun, sehingga yang bersangkutan bisa bergabung kembali dengan keluarga di tanah air,” kata dia.

Puji juga menambahkan bahwa Endang akan dijadwalkan kembali ke tanah air bergabung dengan JKG kloter 49.

“Dan akan dipulangkan bergabung dengan JKG kloter 49. Insyaallah ibu Endang akan mendarat di Lampung akan tiba di Asrama Haji Rajabasa pada tanggal 24 Juli 2023 sekira pukul 14:40 WIB,” terangnya.

“Mudah-mudahan proses kepulangan ini tidak ada halangan apapun sehingga yang bersangkutan bisa bergabung kembali dengan keluarga di tanah air,” pungkasnya.

Sebelumnya Plh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Lampung Erwinto menjelaskan hilangnya jemaah haji asal Kabupaten Lampung Utara itu bermula ketika jemaah haji sedang berada di hotel hendak berangkat pulang menuju tanah air. Namun jemaah haji tersebut beralasan ingin keluar untuk mencari sinyal.

Selanjutnya ketika seluruh jemaah sudah berada dalam bus jemaah haji ini tidak ikut bersama jemaah haji yang lainnya.

“Namun hingga saat ini belum ada informasi tetapi kita sudah koordinasi dengan petugas di sana untuk mencari informasi tentang jemaah haji kita ini,” ungkapnya.

Selanjutnya berdasarkan keterangan petugas kesehatan di sana, jemaah haji asal Lampung Utara itu sempat membuat story yang berbunyi.

“Enak kalau punya keluarga disini bisa main-main dan lainnya,” namun pihaknya masih tetap mencari informasi terbaru mengenai keberadaan jemaah haji tersebut.

“Karena ada dua kemungkinan pertama mungkin karena betul-betul tertinggal karena tidak sengaja atau bisa saja jemaah haji itu sengaja masih ingin menetap disana dengan alasan mau jadi TKI atau apa modus lah tapi nanti kita tunggu informasi lebih jelasnya seperti apa dari petugas yang disana,” pungkasnya. (rmc)