Ada Randis Dipakai Buat Pasang Bendera Parpol, Bawaslu: Kita tak Punya Kewenangan Sanksi ASN hanya Rekomendasi

Ilo
Ilo | Politik
oleh

BANDAR LAMPUNG – Bawaslu Kota Bandar Lampung tengah memproses viral video satu unit kendaraan dinas (Randis) memasang bendera partai di tengah kota pada malam hari.

Bawaslu mengaku baru akan segera menelusuri dan akan menggelar pleno terkait hal tersebut.

Ketua Bawaslu Kota Bandar Lampung Candrawansyah, mengaku sedang memproses dugaan mobil dinas kota Bandar Lampung yang menurunkan maupun memasang alat peraga kampanye atau sosialisasi punya partai politik.

Baca Juga  Hanan A.Razak Masuk Daftar Bacagub, Golkar Ragu dengan Arinal?

“Jika terindikasi adanya ASN yang menggerakkan diduga tidak netral. Maka kami sebagai lembaga berwenang akan kami teruskan ke komisaris ASN melalui Bawaslu,” katanya.

Candrawansyah menyamakan peristiwa ini sama dengan kasus yang viral ketika adanya lurah memasang stiker salah satu bakal calon DPR RI. Oleh karenanya, pihaknya juga akan menelusuri lebih dalam apakah dalam kasus ini ada banyak ASN yang terlibat.

Baca Juga  Prabowo Siapkan Tiga Kandidat Pendamping Mirzani Djausal di Pilgub Lampung

Menurutnya, dalam kasus ini tidak ada bahasa kelalaian, tapi netralitas ASN penyelesaian sengketa ini sebagai kewenangan Bawaslu sebagai lembaga mengawasi tahapan pemilu.

“Kita punya waktu 7 hari. Setelah di registrasi itu kita punya 14 hari kerja, ini lah kami memutuskan rekomendasi kita kepada Komisi ASN,” kata dia.

Candrawansyah menambahkan, Bawaslu tidak punya kewenangan memberikan sanksi terhadap ASN yang terlibat.

Baca Juga  Kera Berpakaian Adat Jadi Maskot Pilkada 2024 Bikin Tokoh Adat Berang, Permintaan Maaf saja Tidak Cukup

“Tapi dari Komisi ASN melalui surat kajian yang kita lampirkan. Misalnya ada netralitas ASN yang terindikasi pidana itu bukan kita yang memutuskan, tapi pengadilan yang memutuskan,” katanya. (kpt)