Tawuran Pemuda Kampung, 1 Tewas

Ilo
Ilo | Hukum
oleh

KETIBUNG– Tak cuma di kota, tawuran remaja terjadi di tingkat kampung. Tak kalah ngeri, tawuran ini mengakibatkan seorang meninggal dunia.

Arif Arda (17),  warga Desa Seloretno, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) tewas terjatuh dari sepeda motor usai lawannya menebas menggunakan celurit.

Kapolres Lamsel, AKBP Edwin mengatakan, peristiwa itu terjadi Selasa (2/5/2023) malam, sekitar pukul 23.00 WIB di Desa Campang Tiga, Kecamatan Sidomulyo.

Bermula dari perang komen di media sosial (Instagram), kemudian berlanjut dengan rencana adu fisik.

“Ada kelompok pemuda membuat janji untuk bertemu dengan sekelompok pemuda lain dari Kecamatan Katibung.

Duel direncanakan di depan PT Evergreen di Desa Campang Tiga, Kecamatan Sidomulyo.

Dengan 7 sepeda motor, 15 orang dari kelompok pemuda bernama WRPNLL berangkat menuju lokasi.

Tak disangka, di lokasi ternyata mereka sudah ditunggu oleh kelompok pemuda lain yang jumlahnya lebih banyak.

Kalah jumlah, kelompok WRPNLL balik arah dan melarikan diri. Namun mereka dikejar dengan menggunakan motor.

Saat itulah, salah seorang pemuda dari Katibung sempat mengayunkan sebilah celurit ke arah motor yang dikendarai Diko (20) yang membonceng Arif Arda serta MZ (18).

Arif Arda menangkis sabetan itu menggunakan sebilah plat besi berbentuk gergaji. Namun gerakan itu membuat Diko yang mengemudikan sepeda motor kehilangan kendali. Motornya oleng dan terjatuh.

Benturan yang keras membuat korban mengalami luka berat.

“Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo dan dinyatakan meninggal dunia,” urai Kapolres. (tbc)