Gubernur Ngamuk, Netizen dan Anggota Dewan Dukung Awbimax, Kapolda Disinggung

Ilo
Ilo | Berita Utama
oleh

JAKARTA – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dikabarkan ngamuk-ngamuk usai celoteh Bima Yudho Saputro, pemilik akun TikTok Awbimax Reborn viral dan jadi cemoohan nasional.

Sebuah fakta baru terungkap. Bima Yudho Saputro menuturkan, yang memanggil ayahnya pada Jumat, 14 April 2023, adalah Wakil bupati Lamtim.

“Ternyata yang datang bukan bupatinya (tapi) wakil bupati Lampung Timur. Pokoknya, ada alasan tertentu yang membuat bupati Lampung Timur tidak berani nemuin bokap gue langsung, agak segan, gue enggak tahu alasannya kenapa, ya,” kata Bima di fitur Instagram Stories akun pribadinya, @awbimax sebagaimana dilansir dari liputan6.com.

Masih menurut Awbimax Reborn, wakil bupati Lamtim bertugas sebagai perantara antara ayah Awbimax Reborn dengan Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi.

“Terus habis itu, habis ketemu, bokap gue… Bukan wakil bupati-nya yang ngomong  (tapi) gubernur provinsi Lampung yang ngomong sama bokap gue langsung lewat telepon,” katanya.

“Terus si wakil bupati ini kan nelepon langsung sama gubernur provinsi Lampung, si Arinal, dan terus langsung dikasihkan ke bokap gue,” Bima melanjutkan.

Melalui sambungan telepon, kata Awbimax Reborn, Gubernur Lampung, Arinal, memaki-maki ayah dari laki-laki yang saat ini sedang menempuh pendidikan dan bekerja di Australia.

Baca Juga  THR & Gaji ke-13 PNS Tahun 2024 Bakal Dibayar 100 Persen

Dilanjutkan Awbimax Reborn, ayahnya dimaki-maki oleh Arinal Djunaidi dan menyebut sang ayah tidak becus dalam mendidik anaknya. Dan, masih menurut penuturan Bima, Arinal bakalan memproses kasus ini lebih dalam.

“Ya gue sudah kalah deh, Wak. Elu yang punya Lampung, elu yang pemimpinnya, kalau pun gue pulang ke Indonesia, gue akan was-was dong karena kan intel di mana-mana. Tukang bakso di mana-mana,” kata Awbimax dari Instagram Stories tersebut.

“Bokap nyokap gue kayak langsung ‘Protection visa’,” ujarnya.

Awbimax Reborn mengaku bahwa dirinya saat ini sudah enggak bisa menangis lagi. Apalagi ibunya yang dikenalnya sebagai sosok paling tegar.

Beda dengan ayahnya, yang disebut Bima masih sering menangis hingga kini.

“Bokap gue nangis, takut. Bokap gue kan yang diintervensi banget,” ujarnya.

Awbimax Reborn Adalah Nama Akun TikTok Pemuda Bernama Bima Yudho Saputro yang saat ini berada di Australia. Kali Ini Dia Bercerita Bahwa Ayahnya Ditelepon Arinal Djunaidi, Gubernur Provinsi Lampung, dan Dimaki-Maki’.  Lagi-lagi video Awbimax Reborn yang bercerita tentang keluarganya dibahas oleh warganet di Twitter. Gara-gara curhatannya kali ini, nama ‘Bima’ bertengger di posisi 1 trending topik kategori ‘Politics’.

Baca Juga  193 Juta Orang Mudik pada Lebaran 2024, Puncaknya di 8 April

Akun base @tanyakanrl kembali membuat unggahan tentang Awbimax Reborn dan mendapat banyak respons dari warganet. Salah satunya akun @flywithasoka yang turun membagikan video klarifikasi Bima.

Video ini pun mendapat beragam respons dari warganet, di antaranya:

“Padahal kalau pemerintah Lampung mau lebih bijak dan ambil simpati netizen mah gampang. Tinggal terima kritikan, sanggah kritik yang enggak relevan, terus buktiin tindakannya. Kalau main lapor gini terkesan kaya takut ketauan belangnya,” kicau @kiranaan***

“Dear Bima, derajatmu dan keluarga akan diangkat jauh lebih tinggi dari semua PEJABAT yang close minded. Percaya! Masa depanmu akan lebih sukses karena mereka di usiamu dulu enggak seberpendidikan kamu saat ini. Semangattt!,” kicau @rabiaedra.

Sementara anggota DPR RI Komisi III Habiburokhman juga memuji kritik yang disampaikan Bima tersebut.

“Terkait tiktoker Bima yang infonya dilaporkan ke Polisi setelah menyampaikan kritik menurut saya tidak ada yang salah dengan video presentasi yang dia sebar,” kata Habiburokhman, Jumat (15/4/2023).

Baca Juga  THR & Gaji ke-13 PNS Tahun 2024 Bakal Dibayar 100 Persen

“Bahkan saya takjub dengan kecerdasan Bima yang bisa menyampaikan kritik dengan sangat argumentatif tetapi dengan gaya yang santai sehingga sangat mudah dipahami,” ucapnya.

Menurut politikus Gerindra tersebut, Bimo menyampaikan hal yang benar. Terutama soal jalan rusak di sekitar Kota Baru.

“Apa yang dia sampaikan sebagian besar benar, terutama soal jalan yang rusak di sekitar Kota Baru,” ucapnya.

Soal ada dugaan polisi datang ke rumah Bima, Habiburokhman menyebut aparat perlu ditegur jika sampai meminta ijazah Bima.

“Kalau benar ada aparat yang meminta ijasah Bima ke rumah, ya nggak perlu diberikan, dan aparat tersebut justru harus ditegur kalau melakukan pemaksaan,” katanya.

Habiburokhman berharap Kapolda Lampung Irjen Helmy Santika bersikap bijak dan tidak menindaklanjuti laporan.

“Karena memang tidak ada unsur pelanggaran hukumnya. Negara Indonesia adalah negara demokrasi yang menjamin kebebasan warga untuk mengkritik,” katanya.

Habiburokhman yang berasal dari Lampung pun mendukung Bima untuk tetap kritis.

“Maju terus Bima, tetap kritis dan peduli dengan kampung halaman kita,” katanya.(dtc/be1)