Polda Lampung Pecat 23 Oknum Polisi di Tahun 2022, Termasuk Indikasi LGBT?

Ilo
Ilo | Polda Lampung
oleh

BANDAR LAMPUNG – Sebanyak 23 oknum polisi di dipecat secara tidak hormat selama tahun 2022 lalu.

Kombes Pol mengatakan, jumlah tersebut tidak sebanyak tahun 2021 lalu.

“Tahun 2022 menurun. Tahun sebelumnya (2021), Polisi yang mendapatkan PTDH (pemberhentian tidak dengan hormat) sebanyak 51 orang,” kata , Rabu (15/3/2023).

Syarhan berharap, jumlah personel yang melakukan pelanggaran dari tahun ke tahun bisa terus berkurang bahkan tidak ada sama sekali.

Baca Juga  Gudang BBM Diduga Ilegal Terbakar di Natar, ini Penjelasan Polda Lampung

Dia mengungkapkan, polisi yang melakukan pelanggaran disiplin tahun 2021 ke tahun 2022 juga menurun.

“Kalau tahun 2021 ada 262 orang yang melakukan pelanggaran disiplin, Alhamdulilah di tahun 2022 menurun menjadi 190 orang,” ungkapnya.

Demikian pula untuk jenis pelanggaran pidana dimana pada 2021 ada 27 orang dan tahun 2022 ada 13 orang.

Mantan Kapolres Pesawaran ini mengatakan, pelanggaran yang dilakukan anggota polisi ini menurun itu karena pihaknya menerapkan mitigasi.

Baca Juga  Skema Delaying System Disebut Mampu Atasi Arus Mudik Lebaran 2024

“Saya bersama rekan-rekan bidang propam melakukan mitigasi atau pencegahan dengan langsung datang ke 14 Polres se-Lampung,” kata Syarhan.

“Saya juga melakukan uji petik kepada 28 polsek jajaran di polres se-Lampung, kami mencari tahu permasalahan dan persoalan anggota polri hingga ke polsek,” katanya yang juga mantan Kapolres Lampung Selatan ini.

Pihaknya melakukan upaya tindak lanjut dari arahan Kapolda Lampung untuk melakukan pencegahan agar pelanggaran anggota polri menurun.

Baca Juga  Skema Delaying System Disebut Mampu Atasi Arus Mudik Lebaran 2024

“Kami juga ada kegiatan opsi, pembinaan profesi, agar tidak terulang lagi. Kami sampai mengecek sikap tampang hingga pengecekan perlengkapan perorangan atau inventaris anggota polri,” ujarnya lagi.

Lalu, terkait anggota polisi di Lampung yang terlibat lesbian, gay, biseksual, transgender (LGBT) sudah dituntaskan pada 2022.

“Pada tahun 2022 kami sidangkan semua dan sudah diselesaikan. Kami akan terus melakukan pencegahan dan semoga tidak terulang di ,” harapnya. (tbc)