PDIP Pastikan Usung Kader Internal, Ganjar atau Puan?

Ilo
Ilo | Politik
oleh

BANDAR LAMPUNG – NasDem, Partai Keadilan Sejahtera dan Demokrat hampir pasti mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden. Sementara Gerindra mengusung Prabowo Subianto.

Sementara koalisi Golkar, PAN dan PKB memungkinkan duet Airlangga Hartarto. Lalu siapa PDIP?

Sekretaris Jendral PDI Perjuangan Hasto Kristianto memastikan calon presiden (capres) yang akan diusung di Pilpres 2024 berasal dari kader internal.

“Kalau PDI Perjuangan, calonnya dari internal. Kalau partai lain yang sudah mencalonkan, maka kita ada perbedaan. Dan perbedaan itu hal yang biasa dalam demokrasi. Tak perlu dipertentangkan,” kata Hasto dalam keterangannya, Minggu (26/2).

Baca Juga  Prabowo Siapkan Tiga Kandidat Pendamping Mirzani Djausal di Pilgub Lampung

Meski demikian, Hasto tak mengungkapkan siapa kader yang bakal menjadi capres PDIP. Ia menjelaskan kader partai penting diusung jadi capres di Pilpres mendatang lantaran partai memiliki tujuan dalam berorganisasi.

“Karena tujuan kita berpartai untuk mendorong kader kader partai ditempatkan pada jabatan penting dan strategis setelah dipersiapkan dengan sekolah partai dan penugasan kader kader partai,” kata Hasto.

Baca Juga  Eva Dwiana Ingin Bertahan dengan Dedi Amarullah

Hasto hanya meminta semua pihak untuk bersabar. Ia menyatakan capres diusung PDIP merupakan hasil dari kontemplasi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan hasil komunikasinya dengan berbagai pihak, termasuk Presiden Joko Widodo.

“Kita percaya untuk calon presiden di partai, diajarkan ada rahmat dari Tuhan yang Maha Kuasa, nanti akan ada juga sinyal dan Ibu Megawati, beliau sosok yang sebelum mau tidur, beliau melakukan doa, memohon petunjuk dari Tuhan yang Maha Kuasa, Allah SWT,” ucapnya.

Baca Juga  Hanan A.Razak Masuk Daftar Bacagub, Golkar Ragu dengan Arinal?

PDIP sampai saat ini belum mengumumkan siapa sosok yang bakal diusung sebagai capres. Belakangan santer sejumlah nama bakal capres disebut-sebut di internal PDIP seperti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua DPR Puan Maharani. (dtc)