Petani Dirampok dan Dianiaya, Puluhan Juta Uang Penjualan Padi Amblas

Ilo
Ilo | Hukum
oleh

LAMPUNG TIMUR – Kawanan rampok menyatroni rumah Sutopo (50) di Dusun III, Desa Braja Harjosari, Kecamatan Braja Selebah, Lampung Timur. Tak Cuma menjarah harta benda, perampok juga menganiaya Sutopo dan anaknya, Wahyono (24).

Dari rumah korban, pelaku yang menggunakan senjata api ini mengasak uang tunai Rp 50 juta hasil penjualan padi dan tiga unit ponsel.

Baca Juga  Napi Anak Pembunuh Polisi yang Kabur Berhasil Ditangkap, ini Kata Kapolda Lampung

Penjelasan polisi, perampok masuk ke rumah melalui pintu depan sekitar pukul 03.00 WIB.

Pada saat kejadian, Sutopo sedang tidur di kamar tengah bersama isterinya, Paini. Sementara, anak dan keponakannya berada di kamar belakang.

Begitu berhasil masuk, perampok yang berjumlah empat orang mengedor kamar dan mengikat penghuni rumah. Tidak hanya itu. Mereka juga menganiaya Sutopo dan Wahyono dengan menggunakan gagang senjata api.Kawanan rampok lalu memaksa korban menunjukkan tempat penyimpanan uang.

Baca Juga  Ada Dua Pemandu Lagu yang Ditemui Remaja Usai Bunuh Polisi di Lampung Tengah 

Sutopo yang takut nyawa keluarganya terancam, tidak bisa berbuat banyak. Ia kemudian menunjukkan lokasi penyimpanan uang. Begitu mendapatkan uang, kawanan rampok langsung kabur.

Sementara Sutopo dan Wahyono yang mengalami luka di kepala dilarikan ke Rumah Sakit Umum Achmad Yani Metro untuk menjalani perawatan

Kasat Reskrim Polres Lampung Timur Iptu Johanes EP Sihombing mengaku masih melakukan penyelidikan kejadian itu.

Baca Juga  Kereta Tabrak Bus, 4 Tewas dan Belasan Luka-luka, PT KAI: Sudah Diklakson Berulang

“Kami berusaha memburu pelakunya,” kata Iptu Johanes mewakili Kapolres Lamtim AKBP M. Rizal Bachtiar.  (rd)