Karena Hutang Piutang, Pria Tewas Dihajar Kakak Beradik

Ilo
Ilo | Hukum
oleh

KALIANDA – Berawal dari hutang piutang, OS (30) tewas dengan kepala pecah. Ia dihajar dua kakak beradik, PS (35) dan FR (29) di depan rumahnya sendiri di Desa Hajimena, Natar, Lampung Selatan.

Kejadian itu terjadi hari Minggu (4/12/2022). Dan kedua pelaku akhirnya berhasil ditangkap, Rabu (22/2/2023) kemarin.

Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan, AKP Hendra Saputra menerangkan, kronologis pengeroyokan yang mengakibatkan nyawa itu bermula saat korban mendatangi rumah pelaku.

“Sambil marah-marah, korban mencari pelaku PS. Sebab, pelaku mempunyai utang kepada temannya. Saat itu, korban merusak pintu dan jendela rumah pelaku,” kata AKP Hendra.

Tidak terima dengan itu, pelaku PS lalu mengajak adiknya FR mengejar korban. Dan setibanya di rumah korban, terjadilah pertengkaran tidak seimbang.

Korban yang memegang sebilah golok berhadap dengan dua pelaku yang masing-masing memegang sebilah balok kayu.

“Pelaku FR berhasil memukul kepala korban sebanyak 1 kali hingga membuat korban langsung terjatuh ke lantai. Korban tidak sadarkan diri, kemudian korban dibawa oleh keluarganya menuju Rumah Sakit Umum Abdoel Moeloek Bandar Lampung. Keesokan harinya korban dinyatakan meninggal dunia,” katanya.

Setelah sempat buron, Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Lampung Selatan akhirnya berhasil menangkap kedua pelaku. Keduanya ditangkap dirumahnya di Hajimena, Kecamatan Natar.

Polisi mengamankan barang bukti berupa balok kayu sepanjang 1 meter, 1 bilah golok dengan gagang warna hitam dengan panjang sekitar 60 cm dan 1 unit sepeda motor merek Honda Tiger warna hitam.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku disangkakan Pasal 170 ayat (3) KUHPidana,” pungkas AKP Hendra. (lpc)