Laknat, Setubuhi Anak Tiri saat Isteri Mencari Nafkah

Ilo
Ilo | Hukum
oleh

KALIANDA –  NA (34) akhirnya merasakan hukuman dunia atas perbuatan yang dilakukan pada anak tirinya sendiri. Entah sudah berapa kali ia menyetubuhi KA (18), anak tirinya sendiri. Penjelasan polisi, ia sudah melakukan perbuatan tidak senonoh sejak anak sambungnya itu masih duduk di bangku kelas 5 SD.

Perbuatan bejad pelaku, pertama kali dilakukan terhadap korban sekitar tahun 2017 silam. Ketika itu, sang ibu K (41) tengah merantau ke Jakarta untuk bekerja, mencari nafkah.

Sang ibu mempercayakan buah hatinya diasuh sang pelaku dirumahnya, di Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel).

Kapolsek Penengahan, Iptu Gobel menjelaskan, pelaku diamankan polisi pada Selasa (31/1/2023), sekitar pukul 17.00 WIB.

“Pelaku langsung kita tangkap, setelah ibu korban melapor ke Polsek Penengahan atas kasus dugaan persetubuhan anak dibawah umur,” kata Iptu Gobel, Jumat (3/2).

Menurut pengakuan pelaku kepada polisi, ia melancarkan aksi amoral itu sejak korban Kelas 5 SD hingga lulus. Lalu, berlanjut saat korban masuk Kelas 1 hingga Kelas 3 SMP.

“Terakhir kali, pelaku mengulangi perbuatannya pada hari Senin (30/1/2023) sekitar pukul 01.30 WIB. TKP, didalam rumah,” ujarnya.

Tragisnya, saat kejadian itu berlangsung, sang ibu korban tengah berada di rumah dan sedang tertidur.

“Pelaku mengaku, perbuatan persetubuhan dari awal hingga terakhir telah dilakukan sebanyak 15 kali. Setelah itu, ibu Kandung korban melaporkan ke Polsek Penengahan untuk ditindaklanjuti,” ungkap Gobel.

Selain tersangka, polisi turut menyita 1 potong kaos warna kuning, 1 buah BH warna oranye dan 1 buah celana dalam warna hitam serta 1 buah celana pendek warna oranye sebagai barang bukti dibawa ke Mapolsek Penengahan.

Oleh polisi, pelaku dijerat Pasal 81 ayat 1 dan ayat 3 UU Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah pengganti Undang Undang Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Ancamannya, pidana kurungan penjara maksimal 15 tahun. (kpt)