Kejari Bandar Lampung Raih Penghargaan dalam Emplementasi Keadilan Restorative

Ilo
Ilo | Hukum
oleh

BANDAR LAMPUNG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandar Lampung meraih peringkat ke dua nasional dalam kategori kejaksaan tipe A dalam implementasi keadilan restorative terbanyak di Indonesia.

Sepanjang 2022, telah berhasil menjalankan 10 penghentian penuntutan dari 13 perkara.

Dalam penghargaan itu, terpilih lima kejari dari seluruh kejaksaan negeri di Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Wakil Jaksa Agung dalam gelaran rapat kerja nasional Kejaksaan RI, pada Jumat (6/1/2023).

Baca Juga  Kereta Tabrak Bus, 4 Tewas dan Belasan Luka-luka, PT KAI: Sudah Diklakson Berulang

“Alhamdulillah betul kami mendapatkan anugerah yang luar biasa,” terang , .

menerangkan program utama di Kejaksaan Negeri Bandar Lampung dilakukan dengan mengedepankan para tokoh, baik tokoh agama, adat, pemuda hingga pemangku kepentingan lain seperti kepolisian dan pemerintah daerah hingga terbentuk musyawarah yang berkeadilan bagi masyarakat.

‘'Berkat kerja keras dan kerja ikhlas kita semua. Ini kerjasama kita dan juga rekan media semua yang selalu mengawal kami dan menginformasikan kepada masyarakat tentang program Restorative justice. Harapan kami kedepan penegakan hukum di Bandar Lampung dapat lebih humanis dan berpihak kepada masyarakat kecil. Semoga nanti ada rumah di setiap kelurahan di Bandar Lampung,” harapnya.

Baca Juga  Napi Anak Pembunuh Polisi yang Kabur Berhasil Ditangkap, ini Kata Kapolda Lampung

Selain yang mendapat peringkat ke 2, terdapat empat kejaksaan negeri tipe A lainnya yang juga meraih juara terkait penerapan . Diantaranya Kejari owa yang mendapat peringkat pertama, kemudian Kejari Surabaya yang mendapatkan peringkat ke-tiga.Kemudian Kejari Batam yang mendapat peringkat empat, serta Kejari Lhokseumawe yang mendapatkan peringkat kelima.. (rls)