Malu Videocall Seks Disebar, Pelajar SMP Jadi Budak Seks Dua Remaja di Lampung Timur

Ilo
Ilo | Lamtim
oleh

LAMPUNG TIMUR –Seorang remaja putri di Lampung Timur terpaksa jadi pelampiasan seks dua remaja karena ulahnya sendiril. Siapa kira, videcall sensual yang dilakukannya justru jadi petaka untuk dirinya sendiri.

Dua remaja yang jadi pelaku ditangkap polisi. Mereka adalah FI (15) warga Kecamatan Way Bungur, dan SS (18) warga Kecamatan Rumbia, Lampung Tengah.

Kasat Reskrim mengatakan, modus yang digunakan kedua pelaku untuk mencabuli korban dengan cara mengintimidasi akan menyebarkan video seks korban.

“Peristiwa pencabulan terjadi pada Oktober 2022 lalu di wilayah hukum Polsek Way Bungur, Lampung Timur,” kata , Rabu (4/1/2023).

Kasus bermula saat SS menunjukan sebuah videocall sex yang diduga diperankan oleh korban. Awalnya, SS hanya meminta uang 100 ribu kepada korban jika video tak ingin disebar.

Namun, DA tak punya uang. Alih-alih kasihan, SS malah minta yang lebih gila. Sebagai ganti uang, ia minta dilayani seks.

“SS ini beralih pikiran dengan mengajak korban di sebuah kebun jagung, di kebun tersebut SS mencabuli korban,” kata Johannes.

Selain SS,  pria inisial FI juga melakukan tindakan sama yakni mengintimidasi akan menyebarkan video tersebut.

Medio Oktober 2022, FI juga minta korban melayaninya jika video tak mau disebar. FI dan SS diduga berteman.

Karena rasa takut dan malu, korban pun terpaksa melayani pelaku.

“Jadi satu korban diperlakukan tindakan cabul terhadap dua orang dengan motif sama, mengintimidasi akan menyebarkan vidio tidak senonoh,” terang .

Tapi tampaknya DA tak ingin terus-terusan jadi pemuas nafsu kedua begundal tersebut. Ia lalu melaporkan hal itu pada keluarganya. Dan keluarga kemudian melaporkan kasus tersebut pada aparat berwajib.

Polisi berhasil menangkap kedua pelaku pada Selasa (3/1/2023) tanpa perlawanan berarti. Celana dalam dan ponsel diamankan polisi sebagai barang bukti. (sdl)