Gagal Ginjal, Guru Ngaji Ini dapat Bantuan Kemensos-RI

Avatar
Redaksi | Lampura
oleh
Mbah Turiman (kemeja biru), lansia yang divonis dokter mengidap penyakit gagal ginjal tidak menyangka pemerintah pusat datang langsung menyambangi kediamannya untuk menyalurkan bantuan/Net

LAMPUNG UTARA – Tim sentra Wyata Guna dari Kementerian Sosial Republik Indonesia () turun lapangan menemui langsung penderita di Kabupaten Lampung Utara, Sabtu, (30/07) petang.

Dikutip dari lintaslampung.com, anggota tim reaksi cepat Sentra Wyata Guna wilayah Lampung, Tahan Isnaini bersama rombongan melakukan assessment untuk melakukan pendataan sekaligus menampung seluruh keluhan serta memberikan bantuan secara komprehensif terhadap keluarga Mbah Turiman (62) yang kesehariannya mengabdikan diri menjadi guru mengaji dan Marbot Mushola Ar-Rahman di lingkungan Tanjung Alam Permai Kelurahan Kota Alam Kecamatan Kotabumi Selatan.

Mbah Turiman mengidap penyakit , setiap minggunya ia harus menempuh perjalanan jauh untuk berobat cuci darah di rumah sakit swasta yang ada di Kabupaten Lampung Tengah.

“Kita dapat info dari Bu Mensos-RI dan langsung diperintahkan untuk segera menindaklanjuti pemberitaan oleh awak media dilapangan mengenai adanya penderita yang keadaan ekonominya terbatas,” kata Tahan Isnaini, seusai memberikan bantuan.

Selain melakukan pendataan, sambungnya, pihaknya juga memberikan bantuan biaya operasional perobatan selama 1 bulan kedepan kepada Mbah Turiman senilai Rp2,4 juta, serta memberikan bantuan peralatan sekolah untuk cucu Mbah Turiman juga bantuan peralatan usaha mikro kepada anak dari Mbah Turiman yang tinggal serumah dengannya guna menopang hidup sehari-hari.

”Bantuan itu semua harus terbuka, maka kita buka semua didepan umum, kemudian untuk anak dan cucunya juga kita berikan bantuan. Jadi sifatnya komprehensif (menyeluruh),” imbuhnya.

Sementara itu, Mbah Turiman lansia yang divonis dokter mengidap penyakit gagal ginjal tidak menyangka pemerintah pusat datang langsung menyambangi kediamannya untuk menyalurkan bantuan kepadanya.

Ia sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada pihak serta para dermawan yang sudah mau membantu dan memberikan perhatian kepada dirinya dan keluarganya.

“Terimakasih kepada Bu Risma yang sudah membantu biaya perobatan dan bantuan sembako serta anak cucu saya yang juga diperhatikan oleh pemerintah dan para dermawan, saya sangat bersyukur atas bantuan ini semua, semua bantuan ini sangat bermanfaat sekali bagi saya dan keluarga,” tuturnya. (*)