Warga Makamkan Jenazah yang Ditemukan di Pantai Limus Tanggamus

Muhammad Oksan
Muhammad Oksan | Tanggamus
oleh
Foto: Istimewa

Mayat tanpa identitas yang ditemukan di akhirnya dimakamkan Tim Gabungan dan masyarakat Pekon Martanda, Kecamatan Pematang Sawa Kabupaten .

Pemakaman dilaksanakan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pekon Martanda sesuai kesepakatan bersama, mengingat kondisi mayat, cuaca dan jarak tempuh ke RS yang tidak memungkinkan.

Kapolsek Pematang Sawa, Ipda Ahmad Junaidi mengungungkapkan, proses identifikasi selesai dilaksanakan Sabtu (25/7/20) sekitar pukul 21.00 WIB, lalu mayat dimasukkan ke dalam kantong jenazah dan langsung dimakamkan di Pekon Martanda.

“Pemakaman di TPU Martanda, sebab kondisi mayat yang sudah membusuk, juga jarak tempuh yang cukup jauh serta kondisi medan dan cuaca yang tidak mendukung,” ungkap Ipda Ahmad Junaidi mewakili Kapolres AKBP Oni Prasetya, Minggu (26/7/2020).

Kapolsek menjelaskan, berdasarkan hasil identifikasi, diperkirakan sudah 5 hari meninggal dunia.

Mayat ditemukan tanpa celana, memakai baju kaos hitam lengan pendek berlogo BMW. Memiliki tinggi badan 160 cm, berat badan 70 kg, perkiraan umur 40 tahun.

Sementara untuk sidik jari, tidak dapat diambil, karena kondisi fisik jari sudah membusuk dan hancur.

Pada mayat ditemukan bekas luka memar di punggung dan luka di betis sebelah kiri, hidung serta kesepuluh jari melepuh dan hancur .

“Luka tersebut diduga akibat terbentur dan terendam di air laut serta terkena batu karang,” jelasnya.

Menurut Kapolsek proses identifikasi dilaksanakan oleh Tim Inafis Polres Tanggamus bersama Polair Pos Kota Agung, Basarnas, Babinsa 424-03 Kotaagung, Tim kesehatan.

“Proses identifikasi juga disaksikan aparatur pekon, tokoh agama dan perwakilan masyarakat setempat,” tegasnya.

Ditambahkan Kapolsek, seluruh rangkaian proses identifikasi juga dilaksanakan protokol Covid-19 dengan menggunakan APD lengkap.

“Proses identifikasi dan evakuasi dari TKP sampai ke pemakaman menggunakan APD guna antisipasi Covid-19 sesuai protokol kesehatan,” imbuhnya.

Kapolsek menghimbau masyarakat yang kehilangan agar dapat melapor ke Polsek terdekat, sebab diduga mayat tersebut berasal dari daerah lain lalu hanyut terbawa ombak dan terdampar di pantai Dusun Limus.

“Jadi kami imbau kepada masyarakat yang kehilangan anggota keluarganya agar melapor ke kantor polisi terdekat,” kata Junaidi.

Selanjutnya, jika nantinya ada yang melapor dan ternyata mayat itu anggota keluarganya maka diberitahukan jasad sudah dimakamkan di Pekon Martanda, Pematang Sawa.

“Apabila nanti pihak keluarganya menginginkan pemindahan jasad yang sudah dimakamkan, silahkan dilakukan secara mandiri,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, sesosok mayat ditemukan terdampar di pantai Dusun Limus Pekon Martanda Kecamatan Pematang Sawa Kabupaten Tanggamus, Sabtu (25/7/2020).

Mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan dalam kondisi menggenaskan, memakai baju kaos berwarna hitam ditemukan oleh warga sekitar pukul 11.00 WIB.

Guna proses identifikasi, Polsek Pematang Sawa berkoordinasi dengan Uspika, juga menerjunkan Tim Inafis Polres Tanggamus bersama Polair Kota Agung, Basarnas dan Tim Kesehatan. (Hdl)